Ada apa dengan cinta?
Assalamualaikum Wr. Wb.
Mungkin judul diatas tidak asing lagi ditelinga kita, khususnya buat para anak muda masa kini. Banyak pertanyaan menarik yang sering saya dapatkan dari teman-teman dan dari pengalaman sendiri. “Apakah ini benar-benar cinta?” , “apa pacaran itu salah ?”, dan banyak lagi. Kebanyakan orang diluar sana yang bahkan tidak bisa membedakan antara cinta dan kagum. Ada sebuah perkataan bahwa “ bila kau mencinta karena dia cantik, itu bukanlah cinta melainkan nafsu. Bila kau mencinta karena dia cerdas, itu juga bukan cinta melainkan kagum”. Terus apakah “cinta” itu? Menurut saya cinta adalah sebuah perasaan yang suci yang mampu membuatmu bertanya-tanya mengapa perasaan itu ada, dan dapat membuatmu membutuhkannya. Yah.. mungkin definisi ini agak tidak bisa dimengerti, karena memang cinta itu tak bisa didefinisikan dan tak tau datangnya karena apa. Karena sesungguhnya bukan cantik yang menyebabkan cinta, tapi cintalah yang menyebabkan cantik. Begitu juga dengan kagum, bukan kagum yang menyebabkan cinta, tapi cintalah yang menyebabkan kagum. Yah.. walaupun begitu, kadang cantik dan cerdas merupakan sebagian dari persyaratan untuk memilih pasangan, tapi tergantung orangnya sih..^^.Cinta itu bisa datang dari siapapun yang ada disekitar kita. Terus bagaimana dengan pertanyaan “apa pacaran itu salah?”. Menurut saya Pacaran adalah title sebuah hubungan yang digunakan untuk mengekspresikan kasih sayang. Sebenarnya pacaran itu cuma sebuah tuntutan dari dalam diri untuk mengekspresikan kasih sayang kita. Banyak hal yang membuat tuntutan itu muncul, biasanya perasaan cemburu, perasaan ingin memiliki, perasaan ingin melindungi dan dilindungi, dll. Sebenarnya tak ada yang salah dengan kata pacaran bila keduanya setuju untuk menjalaninya, tetapi hampir semua orang yang terlibat didalamnyalah yang membuat pacaran itu dilarang. Banyak hal yang membuat pacaran itu jadi terlarang, itu karena banyak hal negative yang sebenarnya dilarang oleh agama tetapi tetap saja dilakukan, demi sebuah alasan terhadap tuntutan dalam diri. Saya tidak perlu lontarkan contoh-contohnya, karena saya rasa bagi yang pernah pacaran tau yang saya maksud, begitu pula yang belum pernah pacaran pasti tau arti kalimat “dilarang oleh agama”^^. Lagipula tanpa pacaran kita bisa mengekspresikan kasih sayang kita kepada orang lain, bisa melalui hubungan persahabatan dan pertemanan. So, gak perlu pacaran kan? Tapi itu semua kembali kepada diri kita sendiri, ini cuma sebuah pandangan dari saru orang. Tentu banyak lagi pendapat lain dari ini, atau mungkin Anda punya pendapat lain. So, enjoy aja…^^. Karena hidup itu sebuah pilihan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
