SKSO ( Sistem Komunikasi Serat Optik )
KONSEP DASAR SKSO
Sistem Komunikasi Serat Optik Adalah Sistem Komunikasi yang dalam pengiriman dan penerimaan sinyal menggunakan Sumber Optik, Detektor Optik, dan Serat Optik dengan panjang gelombang cahaya 850 nm, 1300 nm, dan 1550 nm.
Fungsi serta Kelebihan dan kelemahan Sistem Komunikasi Serat Optik
- FUNGSI :
1. Arah Kirim :
- Memperbaiki dan menggabungkan sinyal-sinyal input.
- Mengubah sinyal listrik/elektrik menjadi sinyal optik/cahaya.
2. Arah Terima :
- Mengubah sinyal optik/cahaya menjadi sinyal listrik/elektrik.
- Memperbaiki dan memisahkan sinyal-sinyal input.
- KELEBIHAN :
- Mempunyai lebar pita frekuensi(bandwidth) yang lebar, sehingga jumlah informasi yang dibawa akan lebih banyak (sekarang >100.000 percakapan secara simultan pada dua kabel serat optik).
- Teknologi mendatang > 10.000.000 percakapan dapat dilakukan secara simultan pada dua kabel serat optik.
- Dapat mentransmisikan sinyal digital dengan kecepatan data yang sangat tinggi dari beberapa Mbit/s s/d Tbit/s.
- Kebal terhadap interferensi gelombang elektromagnetik misalnya gangguan petir, transmisi RF, sentakan elektromagnetik yang di sebabkan karena ledakan nuklir/ petir.
- Serat optik memiliki redaman yang sangat kecil dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga (copper)
- Serat optik yang digunakan memiliki ukuran yang sangat kecil dan ringan dibandingkan dengan kabel tembaga.
- Serat optik dibuat dari kaca/ silika, sehingga tidak mengalirkan arus.
- Upgrading yang mudah.
- Versatilities yang besar.
- Regenerasi sinyal yang mudah.
- Insulator.
- KELEMAHAN :
- Fiber optik tidak dapat menyalurkan energi listrik/ elektris, untuk itu repeater harus dicatu secara lokal atau dicatu secara remote menggunakan kabel tembaga yang terpisah (non konduktor).
- Konversi optik –Elektrik.
- Instalasi khusus.
- Perbaikan yang lebih kompleks.
- Intensitas energi cahaya yang dipancarkan pada sinar infra merah dan jika kena retina mata dapat merusakkan mata.
- Konstruksi Serat Optik cukup lemah/rapuh.
- Karakteristik transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan dari luar yang berlebihan.
Sistem Komunikasi Serat Optik terdiri dari :
a. Pemancar Optik (Optical Transmitter)
- LED (Light Emitting Diode).
- Diode LASER (Light Amplifi-cationby Stimulated Emission of Radiation)-EC (Electrical Circuit)
b. Serat Optik sebagai Media (Optical Fiber) Dibuat dari serat kaca dengan ukuran diameter mikro meter. Penerima Optik (Optical Receiver)-Diode PIN (Positive Instrinsic Negative) atau APD (Avalanche Photo Diode)-EC (Electrical Circuit).
Signal dari multiplex oleh pemancar optik (Optical Transmitter) akan diubah dari signal dengan daya listrik menjadi signal dengan daya optik. Signal dengan daya optik selanjutnya akan dipancarkan (di kopling) kedalam kabel fiber optik, untuk diteruskan ke lokasi tujuan.Signal dengan daya optik dari kabel fiber optik oleh penerima optik (Optical Receiver) akan diubah menjadi signal dengan daya listrik, dan diteruskan ke multiplex.
Susunan dan Jenis Serat Optik
Susunan serat optik dari lapisan paling dalam adalah :
- Core: dengan diameter antara 2 s/d 125µm.
- Cladding: dengan diameter antara 5 s/d 250µm.
- Coating (jaket).
- Core (Inti) Terbuat dari bahan kuarsa atau silica dengan kualitas sangat tinggi. Bagian utama dari serat optik, media tempat dimana cahaya merambat. Memiliki d = 2 ~ 125 μm, ukuran core sangat kecil mempengaruhi karakteristik serat optik.
- Cladding (Selimut) Terbuat dari bahan gelas atau silica dengan indeks bias < dari core. Merupakan selubung dari core. Hubungan indeks bias core dan cladding akan mempengaruhi perambatan cahaya pada core. Memiliki diameter 5 ~ 250 μm.
Coating (Jaket) Terbuat dari bahan plastik. Berfungsi untuk melindungi serat optik dari kerusakan.

