Paradigma Kerja
Assalamuaikum Wr. Wb. Disini saya akan memaparkan pengetahuan saya mengenai pola kerja manusia, yang saya dapat dari berbagai sumber, semoga bermanfaat..^^
Hukum sebab-akibat sangat ketat didunia ini, tetapi banyak juga aturan-aturan yang membuat hukum tersebut kurang menyenangkan. Mungkin ini terlalu naïf, tetapi harus kita akui bahwa hidup itu membutuhkan uang, disisi inilah hukum sebab-akibat banyak membuat orang frustasi. Untuk menghasilkan uang orang dituntut untuk bekerja, adalah hal yang mustahil bila kita mengharapkan uang jatuh dari langit.Banyak orang diluar sana yang bekerja habis-habisan tetapi gaji mereka tidak mencukupi, banyak juga yang penghasilan mereka dibatasi oleh title pendidikan. Mengingat title tersebut juga menghabiskan uang, terus bagaimana dengan saudara-saudara kita yang tidak mampu dari segi ekonomi tetapi mampu dari segi pemikiran dan pengalaman? Inilah yang membuat banyak orang frustasi dan membuat hukum sebab akibat kurang adil. Robert T. Kyosaki dalam bukunya “The Cashflow Quadrant” membagi 2 quadrant paradigma kerja manusia secara sadar maupun tidak sadar. Beliau merupakan pakar ekonomi dunia yang berada di Amerika serikat. 2 quadrant tersebut adalah paradigma umum dan paradigma sukses, masing-masing paradigma dibagi menjadi 2 jenis pekerjaan, untuk paradigma umum dibagi atas Employee (bekerja untuk orang lain) dan Self Employee (bekerja untuk diri sendiri). Sedangkan paradigma sukses terdiri dari 2 yaitu Business owner (pelaku bisnis) dan Investor (penanam saham).
- Paradigma umum,
adalah paradigma yang sebagian besar orang melakukannya didunia ini. Menurut Robert, secara sadar maupun tak sadar, ada 90-95% orang yang berpikir untuk mengejar paradigma ini. Paradigma ini menjelaskan, kerja yang berfokus kepada penghasilan untuk membangun rencana masa depan. Menurut Robert, paradigma ini cukup berisiko, karena kerja berbanding lurus dengan penghasilan, bila tidak kerja artinya tidak mendapat penghasilan, mengingat banyak hal yang membuat orang tidak bisa melanjutkan kerjanya, entah itu di PHK, sakit berkepanjangan, dll.
2. Paradigma sukses
adalah paradigma yang sebagian kecil digeluti oleh orang-orang didunia ini. Menurut Robert, hanya ada sekitar 5%-10% orang yang mempertahankan paradigma ini didunia. Dalam paradigma ini dijelaskan bahwa kerja fokus untuk membangun Aset, yang dimana asset ini yang akan menghasilkan penghasilan yang pasif walaupun kita tidak kerja. Kita bekerja untuk bangun Aset, tapi, tak banyak juga orang yang awalnya memilih paradigma umum untuk beralih ke paradigma sukses.
Dari penjelasan diatas, memperlihatkan perbedaan pola kerja manusia pada umumnya. Itu tergantung dari diri kita sendiri apa kita ingin memilih pola kerja orang sukses atau paradigma umum. Atau mungkin memilih keduanya untuk beralih dari pardigma umum ke paradigma sukses. Itu tergantung Anda, apa Anda ingin mencari peluang atau menghasilkan peluang. Karena hidup itu pilihan, dan pilihan masa depan ditangan Anda sendiri. Kritik dan saran ditunggu…^^ Wassalamualaikum Wr. Wb.


